Kepala UMSU Press Menjadi Narasumber Book Camp 2025: Workshop Penyusunan Buku Ajar UMTAS-APPTIMA di Tasikmalaya

Tasikmalaya, 27 Mei 2025 — Kepala UMSU Press, Dr. Muhammad Arifin, M.Pd., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Book Camp 2025 yang diselenggarakan oleh LP3M Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) bekerja sama dengan Asosiasi Penerbit Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (APPTIMA).

Acara ini berlangsung di salah satu hotel di kawasan Jalan Yudanegara, Kota Tasikmalaya, dan diikuti oleh 55 dosen dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah di seluruh Indonesia, termasuk dari UM Kuningan, STIKes Muhammadiyah Ciamis, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, hingga UNIMUDA Sorong, Papua.

Book Camp 2025 mengangkat fokus pada penyusunan buku ajar secara sistematis, mulai dari penentuan konten, alur penulisan, sistematika akademik, pengumpulan data, proses penyuntingan hingga desain sampul. Program ini diinisiasi sebagai bentuk dorongan konkret terhadap gerakan literasi akademik dan semangat “Back to Writing and Reading” di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.

 Dalam materinya, Dr. Muhammad Arifin membagikan pengalaman serta strategi pengelolaan naskah buku ajar dari sudut pandang penerbit kampus. Ia menekankan pentingnya dosen tidak hanya produktif menulis untuk jurnal, tetapi juga menyusun buku ajar sebagai warisan intelektual dan media penguatan perkuliahan.

“Menulis buku ajar bukan sekadar memenuhi beban kerja dosen (BKD), tapi juga menciptakan rekam jejak akademik dan membuka akses pengetahuan lebih luas bagi mahasiswa,” ujar Arifin.

Kegiatan ini juga diapresiasi langsung oleh Ketua APPTIMA, Budi Nugraha, yang menyatakan bahwa inisiatif Book Camp dari UMTAS menjadi contoh nyata upaya membangun peradaban literasi di tengah tantangan era digital saat ini. Ia menyebut, dominasi penggunaan gawai dan konsumsi konten hiburan telah menekan minat baca dan tulis masyarakat secara umum.

UMSU Press sebagai penerbit perguruan tinggi aktif turut mengambil peran dalam mendampingi peserta, tidak hanya dalam aspek teknis penulisan, tetapi juga strategi promosi dan distribusi naskah di jaringan nasional.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top