Loading...

Hubungan Antara Intelijen dan Partai Politik: Kekuatan dan Tantangan di Era Demokrasi

Loading...

Judul

Hubungan Antara Intelijen dan Partai Politik: Kekuatan dan Tantangan di Era Demokrasi

 

Penulis

Dr. Sudiyatmiko Aribowo, S.H., M.H.

 

Editor

Dr. Dewi Kesuma Nasution, M.Hum.

 

Layouter

Wildani Agustina, S.Sos.

 

Cetakan Pertama: Juni 2025

(viii + 168); 15 x 23 cm

 

ISBN       :

E-ISBN   :

 

Penerbit

 UMSU PRESS

 

Redaksi

Jalan Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan, 20238

Telepon, 061-6626296, Fax. 061-6638296

Email; umsupress@umsu.ac.id

Website; http://umsupress.umsu.ac.id/

Anggota IKAPI Sumut, No: 38/Anggota Luar Biasa/SUT/2020

Anggota APPTI, Nomor: 005.053.1.09.2018

Anggota APPTIMA, Nomor: 01/B/AnggotaAPPTIMA/2023

 

HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG

Dilarang memperbanyak atau memindahkan sebagian isi buku ini dalam bentuk apapun, baik secara elektronik maupun mekanis, termasuk memfotocopy, merekam, dan dengan sistem penyimpanan lainnya tanpa izin tertulis dari penulis.

 

Hubungan antara intelijen dan partai politik menjadi isu penting dalam era demokrasi yang semakin kompleks. Intelijen berperan mengumpulkan dan menganalisis informasi yang berkaitan dengan keamanan dan politik, sementara partai politik mewakili kepentingan rakyat dalam pemerintahan. Di negara-negara dengan sistem demokrasi kuat seperti Jerman dan Kanada, lembaga intelijen diawasi secara ketat agar tidak terlalu ikut campur dalam urusan politik. Namun, di negara-negara dengan demokrasi yang masih berkembang seperti Indonesia, sering muncul ketegangan antara kebutuhan menjaga keamanan dan prinsip demokrasi.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Hubungan Antara Intelijen dan Partai Politik: Kekuatan dan Tantangan di Era Demokrasi”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Produk Terkait

Scroll to Top